Berikut ini beberapa gambaran yang kemungkinan ada saat pengumuman CPNS tiba.
1. Berdesak-desakan
Suasana berubah seperti akan ada konser besar dari penyanyi luar negeri legendaris ketika pengumuman CPNS tiba. Meskipun pengumuman CPNS bisa dilihat secara online, namun masih banyak ternyata yang beranggapan bahwa bila tidak melihat pengumumannya secara langsung rasanya kurang sreg. Biasanya, hal ini dijumpai pada pengumuman CPNS tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.
2. Teriakan
Layaknya seperti suasana konser atau pertandingan sepak bola, teriakan juga mewarnai pengumuman CPNS. Dimulai dengan teriakan halu hingga berubah menjadi umpatan. Tak jarang terjadi tawuran. Sungguh ironi. Padahal, kan mereka calon abdi rakyat, apa pantas seperti itu?
3. Galau
Ada juga peserta tes penerimaan CPNS yang tidak bersemangat. Dia merasa bahwa usahanya sia-sia sehingga tak bisa berbuat apa-apa selain pasrah. Memang, biasanya kita bisa memprediksi kemenangan kita walau sifatnya hanya hipotesis. Apakah kita bisa menjawab semua soal atau lebih dari separuh atau bahkan mungkin hanya sedikit. Dari soal-soal yang kita jawab tersebut kita bisa memprediksi kemungkinan lolos tidak nya kita. Biasanya, ketika kita tidak yakin, maka kita akan kecewa. Meskipun dalam hati kecil kita masih berharap lolos, namun kenyataannya tidak.
4. Kecewa
Belum pengumuman CPNS diumumkan, sudah kecewa dulu. Ya, memang ada peserta tes penerimaan CPNS yang seperti itu. Bila mungkin dia sama sekali tak yakin bahwa dirinya akan lolos. Bagaimana mungkin akan lolos bila soal-soal yang bisa dia dikerjakan saja kurang dari seperempat yang ia yakin benar.
5. Euforia
Ada yang gembira luar biasa karena namanya ada saat pengumuman CPNS. Kegembiraan tersebut diluapkan dengan beragam cara. Layaknya anak sekolah yang bergembira ketika dinyatakan lulus sekolah, pun dengan peserta tes CPNS. Tidak salah sebenarnya bila bergembira. Toh, siapa pun pasti bergembira bila apa yang diinginkan terwujud. Namun, bila kegembiraan tersebut diluapkan secara berlebihan?
6. Marah-marah
Siapa yang mengerjakan soal dan siapa yang marah? Inilah gambaran dari peserta tes penerimaan CPNS yang tidak bisa menerima kekalahan. Mereka akan marah-marah ketika nama mereka tidak ada dalam pengumuman CPNS. Kemarahan bisa diluapkan dengan beragam bentuk, misalnya menuduh panitia tidak adil, memfitnah bahwa peserta tes CPNS yang lolos tes semuanya lewat jalur belakang, dan melakukan pembenaran lainnya.
7. Berbuat anarkis
Di antara luapan emosi yang lainnya saat pengumuman CPNS, mungkin inilah yang paling menyedihkan. Bagaimana tidak, kekecewaan diluapkan dalam tindak kekerasan. Obsesi yang berlebihan terhadap suatu hal, namun tidak tersalurkan bisa membuat seseorang tega berbuat hal-hal di luar batas kewajaran.
8. Bunuh diri
Pembaca mungkin tertawa ketika membaca bahwa peserta tes CPNS akan bunuh diri ketika namanya tidak ada di papan pengumuman CPNS. “Cuma masalah gitu aja bunuh diri!” Jangan salah, bukankah banyak calon anggota dewan yang gantung diri karena mereka tak terpilih padahal harapan sudah membumbung tinggi di angkasa? Sama seperti CPNS. Hingga saat ini, peminat tes penerimaan CPNS masih sangat tinggi, bahkan bertambah dari tahun ke tahun.
Banyak yang berpikir bahwa bila menjadi PNS hidup akan terjamin hingga tua. Padahal, kalau mau dipikir-pikir alasan tersebut kurang masuk akal. Yang menjamin hidup bukan PNS, tapi Sang Pencipta melalui usaha umat-Nya. Tak ayal, demi kebahagiaan di hari tua tersebut banyak peserta yang sangat terobsesi. Akibatnya, ketika nama mereka tak muncul di papan pengumuman CPNS, hati mereka galau dan jiwa resah. Mereka juga langsung berpikir “Aku tak punya masa depan!” Tragis!
9. Gangguan Jiwa
Yang ini juga tak kalah heboh dan konyol dengan yang sebelumnya, meski tidak terlalu tragis. Peserta yang gagal mengikuti tes penerimaan CPNS bisa mengalami gangguan jiwa bila tidak kuat. Lagi-lagi pembaca dibuat tertawa dan bertanya pada diri sendiri “Cuma gitu aja? Lebay ah!”
Tidak! Buktinya banyak! Sama seperti pemilihan anggota dewan atau yang setaraf dengan itu. Banyak juga, kan, calon anggota dewan yang hilang kesadaran karena ia tak terpilih. Hal tersebut bisa juga terjadi pada peserta tes CPNS yang terlalu menyandarkan masa depannya pada tes CPNS. Sama seperti sebelumnya, ketika namanya tak ada dalam papan pengumuman CPNS, dirinya mendadak gila. Bila ada yang berkata manusia bisa gila karena cinta, maka kita juga bisa berkata manusia bisa gila karena terobsesi dengan tes CPNS. Lagi-lagi tragis! Miris!